Ayat Jurnal penyesuaian


Jurnal penyesuaian dibuat dalam buku jurnal umumdiperlukan untuk menyesuaikan akun-akun yang tidak menunjukkan saldo yang seharusnya.
1.    Beban yang masih harus dibayar (accrued expense)
Beban yang masih harus di bayar adalah beban yang sudah terjadi tetapi belum diakui(dicatat) karena belum dibayar.
2.    Beban yang dibayar dimuka (prepaid expense)
Beban dibayar dimuka adalah pengeluaran untuk beban yang telah dicatat dalam suatu periode, tetapi manfaatnya untuk periode yang akan datang sehingga harus diakui sebagai beban periode yang akan datang.
3.    Penghailan yang masih harus diterima (accrued income)
Penghasilan yang sudah dapat direalisasi dalam suatu periode, tetapi belum diakui atau dicatat karena belum terjadi penyerahan.
4.    Penghasilan yang diterima dimuka (deferred income)
Penghasilan yang sudah dapat diterima dalam suatu periode, tetapi harus diakui sebagai penghasilan yang akan datang.


Daftar Pustaka

Somantri, Hendi.2007. Memahami Akuntansi SMK Seri A. Bandung: Armico

Penegrtian Jurnal Penyesuaian


Ayat jurnal penyesuaian (Memorial) adalah jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan saldo perkiraan-perkiraan ke saldo yang sebenarnya sampai akhir periode akuntansi, atau untuk memisahkan penghasilan atau biaya dari suatu periode dengan periode yang lain.
Penyesuaian tidak berarti pembetulan dari kesalahan yang terjadi, karena setiap kesalah pada komputer akuntansi dapat langsung dilakukan pada record yang diketahui salah. Penyesuaian merupakan hal yang penting pada sistem periodical system yang dilakukan pada saat penyusunan laporan keuangan. Perpetual system sesungguhnya tetap membutuhkan penyesuaian hanya saja dilakukan dalam waktu yang tidak ditentukan, sehingga banyak yang mengatakan dalam perpetual system tidak dibutuhkan penyesuaian.
Hal-hal yang perlu mendapat penyesuaian
 pada akhir periode akuntansi adalah :
  • Persediaan barang dagang (inventory of merchandise)
  • Biaya dibayar di muka (Prepaid expenses)
  • Penghasilan diterima dimuka (accruals receivable)
  • Baya yang masih harus dibayar (Accruals payable)
  • Penyusutan aktiva tetap(depretion of fixes assets)
  • Taksiran piutang tak tertagih

Buku Besar Pembantu


Buku besar pembantu digunakan untuk mencatat rincian akun tertentu yang ada di Buku Besar Umum. Akun Buku Besar Umum yang rinciannya dicatat dalam Buku Besar Pembantu disebut Akun Pengawas (Controlling Account). Sedangkan akun-akun yang merinci akun pengawas disebut Akun Pembantu (Subsidiary Account). Dua buku besar pembantu yang umum adalah Buku Pembantu Kewajiban (Hutang) dan Buku Pembantu Piutang. Untuk entitas sektor publik, setiap akun bisa atau perlu dibuat buku besar pembantu karena mengingat luasnya akun-akun dalam setiap entitas. Untuk selanjutnya, buku besar umum sering disingkat menjadi buku besar dan buku besar pembantu yang disingkat dengan nama buku pembantu.

Fungsi dan Tujuan Buku Besar


Buku Besar Umum mempunyai beberapa tujuan, yaitu untuk:
1.
2.
3.
4.
5.
mencatat semua transaksi akuntansi secara akurat dan benar.
memposting transaksi-transaksi ke akun yang tepat.
menjaga keseimbangan debet dan kredit pada akun.
mengakomodasi entry jurnal penyesuaian yang dibutuhkan.
menghasilkan laporan keuangan yang dapat dipercaya dan tepat waktu untuk setiap periode akuntansi.
 Adapun fungsi dari Sistem Buku Besar Umum adalah:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Mengumpulkan data transaksi.
Mengklasifikasikan dan mengkodekan data transaksi dan akun.
Memvalidasikan transaksi yang terkumpul.
Meng-update-kan akun Buku Besar Umum dan File transaksi.
Mencatatkan penyesuaian terhadap akun.
Mempersiapkan laporan keuangan.

Cara Melakukan Posting dari Jurnal ke Buku Besar


Cara Melakukan Posting dari Jurnal ke Buku Besar

Langkah-langkah yang perlu dilakukan dalam proses posting adalah sebagai berikut:
1. Pindahkan tanggal kejadian yang ada dalam jurnal ke lajur tanggal pada buku besar yang bersangkutan.
2. Pindahkan jumlah debet atau jumlah kredit yang ada dalam jurnal ke lajur debet atau kredit pada buku besar yang bersangkutan. Jika menggunakan buku besar yang ada lajur saldonya maka langsung dihitung saldonya.
3. Catat nomor kode akun ke dalam lajur referensi sebagai tanda jumlah jurnal telah dipindahkan ke buku besar.
4. Catat nomor halaman jurnal ke dalam lajur referensi buku besar setiap pemindahbukuan terjadi.
5. Penjelasan singkat dalam lajur "keterangan" di jurnal, dapat dipindahkan ke lajur yang sama di buku besar. Kebanyakan penjelasan ini dapat diabaikan.

Proses posting dapat digambarkan sebagai berikut:
 

Pencatatan Transaksi dalam Buku Besar Pembantu



            Buku besar pembantu (Subsidiary Ledger) merupakan perluasan dari buku besar umum (General Ledger). Catatan dalam buku besar pembantu merupakan rincian dari salah satu akun buku besar umum. Berikut adalah macam-macam buku besar pembantu dalam perusahaan jasa :
a.      Buku besar pembantu hutang (accounts payable subsidiary ledger), berfungsi sebagai tempat mencatat perubahan hutang kepada kreditur secara individual  sehingga merupakan rincian dari akun Hutang dagang dalam buku besar umum.
b.